IMF Memperkirakan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Akan Mencapai 5.6%

Dipasang: 07.02.2018


IMF (International Monetory Fund) menyatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan mencapai 5.6% dalam jangka waktu menengah atas permintaan domestik kuat. Tetapi IMF mengingatkan agar Indonesia berhati-hati dengan akumulasi hutang dalam membangun infrastruktur.

Dalam analisa tahunan mengenai kebijakan ekonomi Indonesia, lembaga moneter dunia tersebut memperkirakan tingkat inflasi tahunan akan mencapai sekitar 3.5%. Defisit neraca transaksi berjalan (current account deficit) diperkirakan akan mencapai 2% dari GDP (gross domestic product) - dibantu oleh menguatnya harga brang komoditas and ekspor.

Untuk tahun 2018, pertumbuhan GDP/ekonomi diperkirakan akan mencapai 5.3%. Tahun 2017, Indonesia mencatat pertumbuhan 5.1%.

"Terdapat risiko yang cenderung mengakibatkan penurunan seperti naik turunnya keuangan internasional, ketidakpastian kebijakan ekonomi Amerika, pertumbuhan lebih rendah di Cina and ketegangan politik dunia," IMF menyatakan.

Dewan direktur IMF mendukung Indonesia untuk meningkatkan investasi infrastruktur, tetapi menekankan tindakan tersebut perlu disesuaikan dengan pendanaan yang tersedia dan kemampuan ekonomi menyerap investasi baru.

Sumber: Reuters dan laporan berita lain.

Lihat Semua Berita